
Be The Next Agent Of Technology : Meneladani Tokoh Penemu Teknologi dari Indonesia
“Teknologi pada dasarnya meliputi semua alat, mesin, perkakas, aparat, senjata, perumahan, pakaian, piranti pengangkut dan komunikasi, dan juga keterampilan. Dimana hal ini memungkinkan kita sebagai seorang manusia dapat menghasilkan semua itu. ” – Read Bain (1937)
Apabila kita menelaah lebih lanjut tentang
pernyataan dari Read Bain, dapat kita ambil garis besar bahwa secanggih apapun
teknologi dan peralatan yang ada tidak lepas dari campur tangan manusia sebagai
pembuatnya.
“Kita juga manusia, tapi bisakah kita menghasilkan teknologi yang canggih?”
Jawabannya pasti, ya. Semuanya tergantung
bagaimana niat dan usaha yang kita tempuh, serta seberapa banyak rintangan yang
telah berhasil kita lewati.
Seperti layaknya negeri kita tercinta ini, di
mata dunia Indonesia masih dianggap negara yang memiliki kualitas teknologi
yang cukup rendah. Namun, itu semua bukan berarti Indonesia tidak bisa diakui
oleh dunia. Hal tersebut dibuktikan oleh tokoh - tokoh Indonesia yang berhasil
diakui oleh dunia, diantaranya adalah
"Prof. Dr. Khoirul Anwar"
Prof. Dr. Khoirul Anwar berkiprah di Jepang
dan bekerja di Nara Institute of Science
and Technology. Ia juga merupakan pemilik hak paten di Jepang atas sistem
telekomunikasi 4G berbasis OFDM (Orthagonal
Frequency Division Multiplexing). Metode ini sangat berguna di kota – kota
besar yang memiliki gedung – gedung pencakar langit, karena transmisi data
maupun sinyal tidak terpantul oleh gedung tersebut dan memerlukan energi yang
lebih sedikit.
"Josaphat T.S Sumantyo"
Josaphat memiliki kemampuan di bidang sensor,
antena, dan radar yang membuatnya meraih berbagai penghargaan dari Chiba University dan berbagai
penghargaan lainnya. Ia bahkan juga memiliki ratusan hak paten yang tersebar di
118 negara di dunia. Karya – karyanya lebih mengutamakan bidang telekomunikasi,
transportasi, militer, kesehatan, serta pengindraan jarak jauh. Teknologi ini
juga berperan penting bagi kita, dengan teknologi pengindraan jarak jauh
tersebut. Kita bisa mengawasi pergerakan lempeng bumi, pemantauan bencana dan
mampu memonitor pergeseran tanah sebelum terjadi tanah longsor dengan sangat
akurat.
Dari beberapa tokoh diatas membuktikan bahwa
orang Indonesia pun bisa menciptakan teknologi yang mutakhir dan mampu diakui
oleh dunia. Tidak peduli darimana dia berasal, tetapi apa yang telah Ia
hasilkan bagi negara maupun dunia.
Tidak lepas dari awal mula tokoh – tokoh
penemu maupun pencipta teknologi, mereka memulai semuanya dari sesuatu hal yang
kecil dengan bersungguh – sungguh. From
zero to hero, dari yang awalnya bukan apa – apa menjadi tokoh yang diakui
dunia. Berapapun kesulitan yang kita hadapi, kita pasti bisa dan mampu
melewatinya.
Semua hal tersebut juga tidak akan terwujud
apabila tidak ada dukungan dari pemerintah. Apabila pemerintah telah memberikan
dukungan serta fasilitas bagi anak – anak bangsa yang berbakat, maka akan lebih
mudah dalam merealisasikan tujuan pengembangan teknologi maupun penciptaan atau
penemuan teknologi.
“Kita
sebagai generasi penerus teknologi yang inovatif.”
Ketika kita telah sekian lama menempuh
pendidikan dibangku sekolah, banyak hal yang telah kita pelajari. Tetapi selama
kita bersekolah, apakah kita telah menemukan atau menciptakan teknologi yang
baru? Selama kita bersekolah kita hanya memanfaatkan ataupun menggunakan
teknologi – teknologi yang ada dan mempelajarinya. Apa
selamanya kita hanya menjadi pengguna? Tentunya kita harus mampu menjadi
pembuat atau creator sebuah teknologi nantinya.
Setelah itu apa yang harus dilakukan? Kita harus bisa menemukan teknologi maupun
setidaknya mengembangkan teknologi yang sudah ada. Karena kitalah generasi penerus
teknologi di masa depan.

Inovasi Teknologi Edukasi : Teknologiku Kemajuan Pendidikanku
Jika kita berbicara tentang kualitas
pendidikan di Indonesia, pendidikan di Indonesia masih tertinggal dengan negara
– negara lainnya. Dengan mengetahui hal
ini pemerintah masih terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah
Air. Pemerintah telah berupaya dengan menyediakan fasilitas yang memadai bagi
para pelajar, seperti : dana BOS, beasiswa terhadap siswa yang kurang mampu maupun terhadap siswa yang berprestasi. Serta pemerintah telah melakukan
perubahan dan mengevaluasi kurikulum pendidikan.
Upaya – upaya pemerintah tersebut memang
berdampak baik bagi pendidikan di Indonesia. Namun, mengapa pendidikan di Tanah
Air kita tetap tertinggal dari negara – negara lainnya? Salah satu alasannya mengapa pendidikan di
Indonesia masih tertinggal adalah ketertinggalan Indonesia dalam hal teknologi.
Misalnya dalam penggunaan internet di Indonesia, walaupun internet sudah hampir
mencakup seluruh wilayah Indonesia. Masih banyak masyarakat yang tidak mengerti
apa itu internet maupun bagaimana cara menggunakan internet.
Hal ini bisa dibuktikan melalui asumsi dari Internet World Stats yang memprediksi
jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2016 adalah sekitar 250 juta orang,
sedangkan penetrasi internet diperkirakan sekitar 20.4% menempati peringkat
ke-20 dari negara – negara di Asia. Untuk 3 besar penetrasi internet di Asia
adalah :
1. Jepang (91.1%)
2. New Zealand (89.4%)
3. Korea Selatan (85.7%)
Dari prosentase penetrasi internet diatas bisa
kita pastikan bahwa masih minimnya jumlah penduduk Indonesia yang bisa menggunakan
internet.
“Lalu apa hubungan teknologi dalam edukasi?”
Mengenai hubungan teknologi dalam edukasi,
teknologi berperan begitu penting di bidang pendidikan. Banyak manfaat yang
bisa diperoleh dalam penerapan teknologi dalam pendidikan :
1. Teknologi Mesin
a.
Mempermudah distribusi peralatan sekolah.
b.
Membantu pengembangan peralatan praktek untuk sekolah.
2. Teknologi Informasi
a.
Mempermudah komunikasi pengajar dan pelajar diluar jam pelajaran.
. b.
Mempermudah pendaftaran dan administrasi siswa.
c.
Lebih mudah mengupdate ilmu pengetahuan.
d. Membantu siswa
mengerjakan tugas.
e.
Kelas maya atau Virtual Class.
f.
Transparansi hasil belajar siswa.
g. Memudahkan orang
tua mengawasi anaknya melalui teknologi informasi.
h. Memudahkan guru
menyampaikan informasi pada orang tua siswa.
3. Teknologi komputer
a.
Membantu siswa membuat laporan, makalah maupun tulisan ilmiah.
b.
Memudahkan sekolah dalam pendataan biodata siswa.
c.
Mengurangi pemakaian kertas.
d.
E-Learning.
Dari beberapa manfaat diatas bisa kita lihat
bahwa teknologi memiliki posisi esensial dalam dunia pendidikan. Dengan majunya
teknologi akan mendorong kemajuan di bidang pendidikan, begitupun setelah
adanya kemajuan dibidang pendidikan maka akan adanya kemajuan sebuah bangsa
atau negara itu sendiri. Dan itu semua juga tergantung bagaimana cara siswa
memanfaatkan internet dengan baik dan berguna bagi dirinya serta nusa dan
bangsa.
“Tujuan utama teknologi pembelajaran adalah (1) untuk memecahkan masalah belajaratau memfasilitasi pembelajaran, dan (2) Untuk meningkatkan kinerja teknologi.” – Ir. Lilik Gani HA
Apabila pendapat Ir. Lilik Gani HA dipahami,
teknologi dalam pembelajaran atau pendidikan ditujukan untuk mencari jalan
keluar suatu masalah atau kesulitan dalam belajar dan meningkatkan kinerja
teknologi secara maksimal. Sehingga karena kinerja teknologi digunakan secara
maksimal, maka akan majulah suatu negara.
Walaupun di masa - masa berikutnya akan
mengalami banyak kendala serta tantangan dalam merealisasikan kemajuan
teknologi di Indonesia. Mulai dari besarnya biaya operasional, kurangnya
fasilitas yang memadai, kurangnya sosialisasi mengenai teknologi terhadap
masyarakat luas, hingga banyak rintangan - rintangan lainnya. Namun, itu semua
harus bisa ditanggapi dengan bijak agar dapat menjadi pelajaran untuk sebagai
bekal dan perbaikan di masa mendatang.

Perihal
perihal apakah

apaini
ini apa ya
Langganan:
Postingan (Atom)





























